Perubahan Wujud Benda atau Zat (Padat, Cair, Gas)

Perubahan Wujud Benda atau Zat (Padat, Cair, Gas)-Setiap jenis benda atau zat di muka bumi ini pasti dapat berubah bentuk baik akibat pengaruh alam, manusia, maupun zat kimia. Setiap zat mempunyai wujud dan sifat yang berbeda antara satu sama lain. Wujud zat sendiri dibagi menjadi 3 jenis, yaitu zat padat, zat cair, dan zat gas.

Berikut ini sedikit penjelasan mengenai wujud zat, siaft zat dan cara perubahan wujudnya.

Jenis-Jenis Wujud Benda atau Zat dan Sifatnya

jenis wujud zat
ishakmangkura.blogspot.com

Zat Padat adalah suatu zat atau benda yang memiliki bentuk dan volume yang tetap serta bersifat keras. Contohnya : balok kayu, es batu, tiang besi, batu bata, dan lain-lain.

Sifat benda atau zat padat sebagai berikut :

  • Zat padat tidak dapat berubah bentuk sesuai wadah yang ditempati. Contohnya kelereng dalam gelas, batu dalam ember, dan lain-lain.
  • Zat padat dapat berubah bentuk jika terkena sebuah gaya. Contohnya : batu yang pecah karena dipukul dengan palu, gelas kaca yang pecah karena jatuh, dan lain-lain.

Zat Cair adalah suatu zat atau benda yang memiliki volume yang tetap dan memiliki bentuk yang berubah-ubah sesuai dengan tempatnya atau wadahnya. Contohnya : kecap dalam botol, air minum kemasan, sirup dalam botol, air dalam ember, dan lain-lain.

Sifat benda atau zat cair sebagai berikut :

  • Menempati ruang dan berubah bentuk sesuai dengan wadahnya.
  • Permukaan zat cair yang selalu tenang dan datar.
  • Zat cair mengalir dari tempat yang  tinggi ke tempat yang lebih rendah.
  • Zat cair menekan ke segala arah.
  • Zat cair meresap melalui celah-celah kecil.

Zat Gas adalah suatu zat atau benda yang tidak terlihat tetapi dapat dirasakan yang memiliki volume dan bentuk yang berubah-ubah sesuai dengan tempat atau wadah. Contohnya : ember kosong, botol kosong, ban sepeda, tabung gas, dan lain-lain.

Sifat benda atau zat gas sebagai berikut :

  • Zat gas menempati atau mengisi seluruh wadah yang ditempatinya.
  • Zat gas menekan ke segala arah.
  • Zat gas terdapat di segala tempat atau wadah.

Perubahan Wujud Benda atau Zat Padat, Cair, dan Gas

Perubahan wujud suatu zat dibagi menjadi 3 jenis, yaitu Perubahan Fisika, Perubahan Kimia, dan Perubahan Biologi.

1. Perubahan Fisika

perubahan wujud zat
arrayhan.com

Perubahan Fisika adalah perubahan wujud suatu zat ke wujud lain, tetapi masih memiliki sifat yang sama dengan wujud awalnya tanpa menghasilkan zat baru. Perubahan fisika sendiri dibagi menjadi 6 macam, yaitu :

  • Mencair

Mencair adalah suatu peristiwa perubahan wujud zat padat menjadi cair karena adanya gaya atau kenaikan suhu panas. Contohnya es batu yang mencair, lilin yang dinyalakan, garam yang terlarut di dalam air, dan lain-lain.

  • Membeku

Membeku adalah suatu peristiwa perubahan zat cair menjadi padat karena adanya penurunan suhu atau karena pendinginan. Contohnya : air yang di freezer menjadi es batu dan lilin cair yang didiamkan hingga dingin.

  • Menguap

Menguap adalah suatu peristiwa perubahan wujud zat cair menjadi gas tanpa atau dengan adanya kenaikan suhu panas yang mengenai zat tersebut. Contohnya : bensin yang dibiarkan di tempat terbuka akan habis dan air yang direbus terlalu lama akan habis.

  • Mengembun

Mengembun adalah suatu peristiwa perubahan wujub zat gas menjadi cair karena penurunan suhu secara siknifikan. Contohnya : air yang menempel pada tumbuhan di pagi hari dan gelas bagian luar akan basah jika di dalamnya diisi dengan es batu.

  • Menyublim

Menyublim adalah suatu peristiwa perubahan wujud zat padat menjadi gas. Contohnya : kapur barus lama-kelamaan akan habis jika diletakan di almari.

  • Mengkristal

Mengkristal adalah suatu peristiwa perubahan wujud zat gas  menjadi padat karena adanya penurunan suhu pada zat tersebut. Contohnya : peristiwa uap air berubah menjadi salju.

2. Perubahan Kimia

perubahan kimia
oktatarasgoblog.wordpress.com

Perubahan Kimia adalah perubahan wujud suatu zat menjadi wujud lain yang memiliki sifat yang berbeda dari zat awalnya. Perubahan kimia biasanya ditandai dengan adanya bau dan juga panas. Dan wujud zat yang telah berubah biasanya tidak dapat diubah menjadi wujud semula.

Berikut uraian tentang perubahan wujud zat secara kimia, yaitu Pembusukan, Pembakaran, Oksidasi dan Reduksi.

  • Pembusukan

Pembusukan adalah suatu peristiwa perubahan wujud zat (umumnya zat organik) menjadi wujud lain yang busuk. Pembusukan merupakan salah satu peristiwa perubahan kimia yang sering kita jumpai. Unsur utama yang dalam peristiwa tersebut adalah hidrogen yang selalu bertambah ketika terjadi pembusukan.

Contohnya :

  1. Proses terjadinya minyak bumi yang berasal dari jasad dan renik makhluk hidup yang terpendam selama jutaan tahun.
  2. Proses pembusukan sampah organik di lingkungan sekitar kita.
  3. Gas hirogen sulfida yang terbentuk akibat pembusukan telur.
  • Pembakaran

Pembakaran adalah suatu peristiwa perubahan wujud zat menjadi wujud lain karena adanya api. Pembakaran membutuhkan adanya gas oksigen pada prosesnya.

Contohnya :

  1. Kertas dibakar menjadi abu
  2. Kayu dibakar menjadi arang
  3. Lampu teplok dinyalakan
  • Oksidasi

Oksidasi adalah suatu peristiwa perubahan wujud zat menjadi wujud lain karena bereaksi dengan oksigen.

Contohnya :

  1. Logam yang berkarat .
  2. Proses pernapasan dalam tubuh manusia.
  3. Hilangya warna pada kain oleh bahan pemutih.
  • Reduksi

Reduksi merupakan kebalikan dari oksidasi. Reduksi adalah suatu peristiwa perubahan wujud benda menjadi wujud lain yang bereaksi dengan hidrogen. Peristiwa ini terjadi di tempat yang sedikit atau tanpa oksigen atau sinar matahari.

Contohnya :

  1. Pembusukan makanan yang kita makan di dalam tubuh.
  2. Tumbuh bakteri dan jamur pada makanan yang tidak tertutup rapat.

3. Perubahan Biologi

perubahan biologi
sainsworldindonesian.blogspot.com

Perubahan Biologi adalah suatu peristiwa perubahan wujud zat menjadi wujud lain yang disebabkan oleh makhluk hidup. Perubahan ini pada umumnya tidak menghasilkan zat baru dan bersifat kekal.

Contohnya :

  1. Pelapukan batu di sungai karena ditumbuhi lumut.
  2. Pelapukan kayu karena dimakan oleh rayap.

Ciri-Ciri Perubahan Fisika, Kimia , dan Biologi

ciri-ciri perubahan fisika, kimia, dan biologi
nurdian.com
  • Perubahan Fisika

  1. Tidak menghasilkan zat baru.
  2. Zat yang dihasilkan dapat dikembalikan ke bentuk awalnya.
  3. Sifat zat baru yang dihasilkan sama dengan sifat zat awalnya.
  4. Terjadi karena adanya perubahan suhu dan adanya gaya.
  • Perubahan Kimia

  1. Menghasilkan zat baru.
  2. Zat yang dihasilkan tidak dapat dikembalikan ke bentuk awalnya.
  3. Sifat zat yang dihasilkan berbeda dengan sifat zat awalnya.
  4. Terjadi reaksi kimia yang ditandai dengan pembentukan gas, endapan, perubahan warna dan energi.
  • Perubahan Biologi

  1. Tidak menghasilkan zat baru.
  2. Zat yang dihasilkan bersifat kekal atau tidak dapat kembali ke bentuk awalnya.
  3. Zat yang dihasilkan bersifat sama dari zat awalnya.
  4. Terjadi karena adanya campurtangan makhuk hidup.

Manfaat Perubahan Wujud Benda atau Zat

manfaat perubahan wujud benda
nurdian.com

Perubahan wujud benda secara fisika sangat berperan penting dalam dunia perindustrian obat-obatan atau farmasi, yaitu dalam proses ekstrasi bahan-bahan alam. Dalam proses ekstrasi akan menghasilkan zat-zat aktif yang dapat dibuat obat herbal.

Dan dalam proses peng-ekstrasian senyawa yang terkandung di dalam dedaunan, akar, batang, atau bagian lain pada tumbuhan, akan dikeluarkan dengan menggunakan larutan tertentu dan dengan alat khusus.

Seperti juga halnya perubahan fisika, perubahan wujud benda secara kimia pun memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia. Hampir seluruh industri selain obat-obatan dan herbal memproduksi bahan baku menggunakan prinsip perubahan kimia ataupun reaksi kimia.

Dalam perindustrian plastik dan kertas, zat-zat organik dari tumbuhan diubah melalui reaksi kimia dan dalam pembentukan plastik maupun kertas melalui proses kimia juga.

Mungkin hanya ini penjelasan yang dapat kami sampaikan melalui artikel tentang wujud zat, sifat zat, dan perubahan wujud zat. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terimakasih.

Tinggalkan Balasan