Klasifikasi Hewan (Vertebrata & Invertebrata)

Klasifikasi Hewan (Vertebrata & Invertebrata)- Hewan merupakan salah satu klasifikasi makhluk hidup yang menempati permukaan bumi selain manusia dan tumbuhan. Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, hewan di artikan sebagai makhluk yang bernyawa dan mampu bergerak atau berpindah tempat serta menanggapi suatu rangsangan tetapi tidak berakal budi.

Klasifikasi Hewan

klasifikasi hewan
faunadanflora.com

Hewan diklasifikasikan menjadi 2 kelompok besar, yaitu Vertebrata dan Invertebrata. Vertebrata adalah kelompok hewan yang memiliki tulang belakang, sedangkan Invertebrata adalah kelompok hewan yang tidak memiliki tulang belakang.

Klasifikasi hewan menjadi vertebrata dan invertebrata pada dasarnya merupakan pengelompokan hewan berdasarkan struktur tubuhnya.

Hewan Vertebrata

hewan vertebrata
kabarbee.com

Hewan vertebrata atau hewan bertulang belakang terbagi menjadi 5 golongan, yaitu :

1. Ikan (Pisces), merupakan golongan hewan yang hidupnya di dalam air, bernapas menggunakan insang, bergerak dengan sirip, dan berkembangbiak dengan cara bertelur.

2. Amfibi (Amphibia), merupakan golongan hewan yang dapat hidup di dua alam, yaitu di darat dan di air. Hewan ini biasanya berdarah dingin dan bernapas dengan paru-paru. Contoh hewan amfibi diantaranya katak, kadal air, dan salamander.

3. Reptil (Reptilia), merupakan golongan hewan melata yang berdarah dingin dan memiliki sisik di seluruh tubuhnya. Contohnya adalah buaya dan ular.

4. Burung (Aves), merupakan golongan hewan yang dapat terbang dan seluruh tubuhnya ditutupi oleh bulu. Hewan ini biasanya bergerak menggunakan sayap dan kaki. Tetapi ada pula golongan aves yang tidak dapat terbang, seperti ayam, itik, dan burung unta.

5. Hewan Menyusui(Mamalia), merupakan golongan hewan yang memiliki kelenjar susu pada betinanya dan berfungsi sebagai sumber penghasil susu untuk sumber makanan bagi anaknya.

Hewan menyusui pada umumnya adalah golongan hewan berdarh panas dan berkembangbiak secara kawin. Golongan ini dapat hidup di darat maupun di air, seperti sapi, domba, paus, lumba-lumba, dan duyung.

Hewan Invertebrata

hewan invertebrata
rumushitung.com

Hewan invertebrata atau hewan tidak bertulang belakang, memiliki struktur morfologi, sistem pernapasan, sistem pencernaan, sistem peredaran darah, serta cara berkembangbiak yang lebih sederhana dibanding hewan vertebrata.

Hewan yang masuk dalam invertebrata meliputi sebagai berikut :

1. Filum Protozoa, yaitu golongan hewan yang bersel satu dan hidup di dalam air. Protozoa memiliki ukuran tubuh yang sangat kecil sekitar 10-50 μm, tetapi ada juga yang berukuran hingga 1mm.

Sumber makanan Protozoa berupa hewan dan tumbuhan. Berdasarkan cara geraknya, Protozoa terbagi menjadi 4 kelas, yakni kelas Rhizopoda (berkaki semu), Flagellata (berbulu cambuk), Cilliata (berambut getar), dan Sporozoa (berspora).

2. Filum Porifera (hewan berpori), yaitu golongan hewan yang hidup di laut dengan bentuk tubuh menyerupai tumbuhan berpori yang melekat pada dasar laut dan dapat bergerak bebas.Sumber makanan Porifera berasal dari Bakteri dan Plankton. Filum Porifera terbagi menjadi 3 kelas, yakni Kelas Corcorea, Hexactinelida, dan Demospangia.

3. Filum Cnidaria, yaitu golongan hewan yang meiliki sel penyengat yang bernama knidosit. Knidosit pada Filum Cnidaria berfungsi untuk menangkap mangsa dan membelah diri dalam berkembang biak. Filum Cnidaria juga dapat dikategori sebagai filum Coelenterata karena merupakan hewan berongga yang disebut dengan Coelenteron.

Filum Cnidaria terbagi menjadi 4 kelompok, yaitu Anthozoa (anemone laut, koral, pena laut), Scyphozoa (Ubur-ubur), Cubozoa (ubur-ubur kotak) dan Hydrozoa. Filum Cnidari kebanyakan terdapat di lingkungan laut.

4. Filum Ctenophora, yaitu golongan hewan yang memiliki pori-pori kecil hampir di seluruh tubuhnya dan mengandung racun yang berguna untuk melumpuhkan mangsa atau musuhnya. Meski memiliki bentuk seperti ubur-ubur, tetapi filum Coelenterata tidak memiliki sel penyengat (knidosit) seperti pada filum Cnidaria.

Filum Ctenophora terkadang juga dikategorikan sebagai filum Coelenterata, hal itu karena Filum Ctenophora merupakan hewan berongga yang disebut dengan Coelenteron.

5. Filum Platyhelminthes (cacing pipih), yaitu golongan hewan yang berupa cacing dengan bentuk tubuh pipih dan tidak bersegmen. Cacing pipih biasanya hidup di daerah sungai, laut, danau, dan juga dapat hidup di tubuh organisme lain sebagai parasit.

Filum Platyhelminthes terbagi menjadi 3 kelas, yaitu kelas Turbellaria (cacing berambut getar), Trematoda (Cacing Isap) dan Cestoda (cacing pita).

6. Filum Nematoda (cacing gilik), yaitu golongan cacing yang berbentuk gilik, yaitu kedua ujung tubuh cacing ini berbentuk runcing sedangkan bagian tubuh tengahnya berbentuk bulat. Contoh cacing gilik seperti cacing tambang, cacing askaris, dan cacing filaria.

7. Filum Annelida (cacing gelang), yaitu golongan cacing yang tubuhnya terdiri dari segmen-segmen seperti gelang. Cacing ini memiliki sistem organ yang baik dengan sistem peredaran darah tertutup.

Filum Annelida terbagi menjadi 5 kelas, yaitu Polychaeta (berambut banyak), Oligochaeta (berambut sedikit atau tidak ada rambut sama sekali), dan Hirudinea (menghisap darah). Contoh cacing jenis Filum Annelida adalah seperti cacing tanah, cacing pasir, cacing kipas dan lintah.

8. Filum Mollusca, yaitu golongan hewan bertubuh lunak yang meliputi hewan bercangkang maupun tidak bercangkang. Cangkang pada Filum Mollusca terbentuk dari bahan kalsium atau zat kapur.

Filum Mollusca terdiri dari 5 kelas, yaitu kelas Amphineura (Kiton), Gastropoda (Hewan Berkaki Perut), Scaphopoda (Siput Gading Gajah), Pelecypoda (Hewan Berkaki Pipih), dan Cephalopoda (Hewan Berkaki Kepala). Contoh hewan Filum Mollusca adalah kerang, cumi-cumi, siput, dan gurita.

9. Filum Artropoda, yaitu golongan hewan yang bertubuh berupa segmen yang biasanya bersatu menjadi 2 atau 3 daerah yang jelas. Anggota tubuh memiliki segmen dan simetri bilateral. Filum Artropoda disebut juga hewan berbuku-buku.

Filum Artropoda terbagi menjadi 4 kelas, yaitu kelas  Chelicerata (laba-laba, tungau, kalajengking),  Myriapoda (lipan), Krustasea (kepiting, lobster, udang) dan Hexapoda (serangga).

Nah, itulah beberapa penjelasan mengenai klasifikasi hewan secara garis besar yang terdiri dari hewan vertebrata dan hewan invertebrata beserta contoh hewannya. Selain itu teman-teman juga dapat membaca artikel tentang klasifikasi fungi dan semoga artikel ini dapat menambah ilmu pengetahuan teman-teman semua.

Tinggalkan Balasan