Jenis-Jenis Paragraf, Ciri-Ciri, Lengkap dengan Contohnya

Jenis-Jenis Paragraf, Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya | Paragraf adalah karangan yang terdiri dari beberapa kalimat dengan gagasan utama sebagai bahasannya dan kalimat penjelas sebagai pendukungnya. Pengertian paragraf juga diartikan dengan susunan yang terdiri dari satu atau beberapa kalimat pokok atau kalimat utama dan kalimat penjelas.

Kalimat pokok atau kalimat utama merupakan kalimat yang berisi tentang objek yang dibahas. Sedangkan kalimat penjelas merupakan kalimat yang berisi tentang penjelasan masalah suatu objek yang dibahas. Selain itu dalam paragraf juga jenis-jenis kalimat yang sebagai pembentuk paragraf.

Paragraf sangat penting untuk sebuah artikel agar sang pembaca mudah memahami maksud sang penulis atau yang ditulis. Jika sebuah artikel tidak menggunakan paragraf, maka kemungkinan besar sulit untuk dipahami pembaca. Dikarenakan tulisan yang terus berlanjut tanpa ada sub jeda, sehingga sang pembaca malas atau jenuh untuk membaca.

Dan paragraf sendiri dibagi menjadi beberapa jenis, berikut penjelasan tentang jenis-jenis paragraf beserta dengan ciri-cirinya.

Jenis Paragraf Berdasarkan Letak Kalimat Utamanya

Jika dilihat berdasarkan letak kalimat utamanya, paragraf dapat dibagi menjadi 3 jenis, yaitu Paragraf Deduktif, Paragraf Induktif, dan Paragraf Campuran. Berikut penjelasan dari masing-masing paragraf.

  • Paragraf Deduktif

jenis paragraf, paragraf induktif
infotugas.net

Paragraf Deduktif adalah karangan dari beberapa kalimat yang membentuk sebuah paragraf dan kalimat utama atau topik terletak pada awal paragraf, kemudian baru diikuti kalimat-kalimat penjelasnya.

Dalam arti yang lain Paragraf Deduktif adalah paragraf yang membahas sesuatu yang umum baru kemudian menjadi khusus.

Dari penjelasan dia atas dapat disimpulkan ciri-ciri Paragraf Deduktif sebagai berikut :

  1. Gagasan utama terletak pada awal paragraf.
  2. Paragraf deduktif memiliki pola pengembangan umum-khusus.

Contoh 1 :

Pak Dahlan seorang penjual barang elektronik. Di tokonya tersedia mesin cuci dengan pengering. Dia juga menjual berbagai macam lemari es dua pintu. Tidak hanya itu saja, di tokonya juga menjual televisi. Televisi yang dijual pun juga tersedia dengan berbagai tipe.

Barang elektronik  (kata bermakna umum).

Lemari es dua pintu dan televisi (kata bermakna khusus).

Contoh 2 :

Negara Indonesia merupakan Negara Kepulauan. Disebut dengan Negara Kepulauan karena memiliki ribuan pulau yang terbentang dari Sabang sampai Merauke. Dan hampir di setiap pulau Negara Indonesia memiliki nama dan sudah berpenghuni. Di Negara Indonesia ada 5 pulau besar, seperti Pulau Sumatra, Pulau Jawa, Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi, dan Pulau Irian Jaya. Dan untuk pulau kecilnya Negara Indonesia kira-kira memiliki ribuan pula, baik yang sudah berpenghuni ataupun belum.

  • Paragraf Induktif

jenis paragraf, Contoh Paragraf Induktif
duniakata.com

Paragraf Induktif adalah karangan dari beberapa kalimat yang membentuk sebuah paragraf dengan kalimat penjelasan baru diikuti kalimat utama atau topik.

Kalimat penjelasan adalah hal yang dimunculkan terlebih dahulu, jika kita lihat polanya maka apa yang dilakukan Paragraf Induktif adalah melakukan penjelasan secara khusus sebelum menarik kesimpulan umum.

Dari penjelasan dia atas dapat disimpulkan ciri-ciri Paragraf Induktif sebagai berikut :

  1. Kalimat utama terletak di akhir paragraf.
  2. Paragraf Induktif memiliki pola pengembangan khusus-umum.

Contoh 1 :

Seseorang yang tidak bisa menjaga kebersihan lingkungannya, dapat dipastikan ia akan mudah terserang penyakit. Sesorang akan terlihat selalu sehat dan bersih karena ia menjaga kebersihan lingkungannya. Menjaga kebersihan lingkungan merupakan salah satu cara yang dapat kita tempuh agar tubuh selalu sehat.

Contoh 2 :

Material sampah organik seperti sampah makanan, dedaunan, dan kertas dapat diolah kembali menjadi sesuatu lebih berguna. Material-material sampah tersebut dapat diolah dalam proses pengkomposan yang dilakukan secara biologis. Hasilnya, material-material tersebut telah menjadi pupuk kompos atau gas metana yang dapat digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik. Hal tersebut membuktikan bahwa sampah-sampah organik dapat diolah kembali menjadi sesuatu yang lebih berguna.

  • Paragraf Campuran

jenis paragraf,paragraf campuran
amaliakata.com

Paragraf Campuran adalah jenis paragraf yang memiliki dua kalimat utama atau topik terletak di dua bagian. Kalimat utama biasanya diletakan di awal dan di akhir paragraf.

Dua kalimat utama sebenarnya memiliki makna yang sama, namun disajikan dengan kata-kata yang berbeda guna melakukan penenkanan ke inti masalah.

Dari penjelasan dia atas dapat disimpulkan ciri-ciri Paragraf Campuran sebagai berikut :

  1. Memiliki kalimat utama pada kalimat di awal Paragraf dan kemudian diberi penegasan kembali pada kalimat di akhir paragraf.
  2. Memiliki kata kunci yang bersisfat variatif atau dapat berulang dan diganti dengan kata kunci lain.

Paragraf Campuran memiliki pola pengembangan umum-khusus dan khusus-umum.

Contoh 1 :

Manfaat jambu biji sangatlah banyak. Jambu biji bisa digunakan untuk menurunkan demam secara alami. Selain itu, jambu biji juga dapat menjadi minuman juz yang menyegarkan. Jambu biji juga dapat dimakan langsung atau sebagai campuran es buah atau pembuatan jelly. Jadi ternyata banyak sekali manfaat jambu biji yang dapat kita ambil.

Contoh 2 :

Pendidikan karakter merupakan pendidikan yang bisa dikatakan paling utama. Dengan adanya pendidikan karakter yang baik, anak akan memiliki pondasi mental dan karakter baik yang kuat. Oleh karena itu orang tua dan para guru harus bekerja sama untuk membentuk karakter anak. Jika karakter anak tersebut berhasil dibentuk, maka anak tersebut tidak akan mudah terjerumus ke hal-hal yang negatif. Jadi, pendidikan karakter harus ada dan diutamakan dalam pembelajaran.

Jenis Paragraf Berdasarkan Tujuan Kalimat Utamanya

Jika dilihat berdasarkan letak tujuan kalimat utamanya, Jenis paragraf dapat dibagi menjadi 5 macam, yaitu Paragraf Narasi atau Cerita, Paragraf Deskripsi atau Gambaran, Paragraf Persuasif atau Ajakan, Paragraf Argumentasi atau Pendapat, dan Paragraf Ekposisi atau Penjelasan.

  • Paragraf Narasi atau Cerita

jenis paragraf, Paragraf Narasi
yuksianau.com

Paragraf Narasi adalah jenis paragraf yang isinya berupa karangan maupun cerita tentang suatu peristiwa atau kejadian dan disertai penjelasan bagaimana peristiwa itu berlangsung berdasarkan urutan waktu.

Peristiwa dalam Paragraf Narasi bisa benar-benar terjadi atau hanya khayalan saja. Seperti novel, cerpen, drama, biografi, dan kisah perjalanan termasuk tulisan jenis paragraf narasi.

Ciri-ciri Paragraf Narasi yaitu :

  1. Mempunyai 3 unsur pokok, yaitu tokoh, waktu, dan tempat peristiwa.
  2. Bersifat fiksi dan non fiksi.
  3. Berisi tentang cerita, peristiwa, dan kejadian.
  4. Bertujuan untuk memberikan informasi atau menciptakan pengelaman yang berkesan ke pada pembacanya.

Jenis Paragraf narasi dibagi menjadi dua macam, yaitu narasi ekposisi dan narasi sugestif.

– Paragraf Narasi Ekposisi

Narasi Ekposisi adalah suatu bentuk narasi yang bertujuan menyampaikan informasi mengenai berlangsungnnya suatu peristiwa ataupun proses. Paragraf Narasi ini juga bertujuan atau bersifat memperluas pengetahuan pembaca.

Narasi Ekposisi disampaikan dengan bahasa yang informatif dengan titik berat pada penggunaan kata denotatif. Kata denotatif adalah makna sebenarnya yang memang terkandung dalam kata tersebut.

Contoh Pargraf Narasi Ekposisi :

Cara memelihara dan merawat lovebird tidaklah terlalu sulit. Untuk pemula, pastikan membeli lovebird yang kondisinya sehat dan sudah berumur produktif, kira-kira umur 7 bulan atau lebih. Tempatkan lovebird pada kandang besi yang biasa untuk memelihara lovebird dan letakan di lingkungan yang sejuk. Periksalah makanan dan minumannya agar tidak kehabisan. Kemudian, bersihkan kandang sekali dalam 2 hari untuk menjaga kesehatan lovebird.

– Paragraf Narasi Sugesti

Paragraf Narasi sugesti adalah suatu bentuk narasi yang bertujuan merangsang khayal pembaca terhadap suatu kejadian , sehingga pembaca seolah-olah mengalami sendiri kejadian itu.

Tujuan kalimat utamanya adalah memberikan makna atas suatu kejadian atau peristiwa sebagai pengalaman. Dan bahasa yang digunakan lebih condong ke bahasa kiasan dengan kata-kata konotatif. Kata konotatif adalah makna tidak sesungguhnya atau kiasan suatu kata.

Contoh Paragraf Sugesti :

Hari senin, adalah hari dimana terasa sangat melelahkan. Suasana liburan yang masih terasa ketika melakukan rutinitas seperti biasanya. Jika hari senin merupakan awal semangat bagi seseorang, namun itu tidak terjadi padaku. Diawali dengan bangun pagi untuk mempersiapkan diri bekerja di pabrik. Perjalanan ke pabrik yang dilanda kemacetan di jalan.

Dilanjutkan dengan pekerjaan pabrik yang tiada henti, hanya sesekali beristirahat untuk sekedar minum atau ke toilet. Pekerjaanku di pabrik selesai pukul 4 sore, kadang lebih karena harus lembur. Sesampai di rumah aku beristirahat sejenak, kemudian mandi dan makan untuk memulihkan tenaga.

  • Paragraf Deskripsi atau Gambaran

jenis parargraf, Paragraf Deskripsi
buatlagi.com

Paragraf Deskripsi adalah jenis paragraf yang menggambarkan atau melukiskan sebuah objek tertentu dengan kata-kata yang bisa merangsang panca indera, sehingga pembaca seolah-olah melihat dan merasakan sendiri objek yang dideskripsikan oleh penulis.

Aspek-aspek yang digambarkan dalam paragraf dapat berupa karakterstik, keadaan, sifat atau perasaan yang dimiliki oleh objek tersebut yang merupakan hasil observasi atau pengamatan.

Ciri-ciri Paragraf Deskripsi yaitu :

  1. Menggambarkan suatu objek yang meliput benda, tempat, dan suasana.
  2. Melibatkan panca indra manusia.
  3. Menjelaskan ciri-ciri fisik dan sifat suatu objek tertentu secara terperinci.
  4. Banyak ditemukan kata-kata atau frasa yang bermakna keadaan dan kata sifat.

Jenis Paragraf Deskripsi sendiri dibagi menjadi 3 macam, yaitu :

– Paragraf Deskripsi Spatial

Paragraf  Deskripsi Spatial adalah jenis paragraf yang menggambarkan suatu objek yang berupa tempat atau ruang.

Contoh:

Sungai Bengawan Solo terletak di Pulau Jawa. Dan Bengawan Solo merupakan sungai terpanjang di Pulau Jawa. Sungai ini panjangnya sekitar 548,53 km yang mengaliri dua provinsi yaitu Jawa Tengah dan Jawa Timur.  Sungai Benganwan solo memiliki dua hulu sungai yaitu dari daerah Wonogiri dan Ponorogo yang bermuara di daerah Gresik. Pada masa lalu sungai Bengawan Solo pernah dinamakan Wuluyu dan Semanggi.

– Paragraf Deskripsi Subjektif

Paragraf Deskripsi Subjektif adalah jenis paragraf yang berisi gambaran atau lukisan suatu objek yang didasarkan pada kesan perasaan penulisnya, baik berupa opini atau kesan pribadinya.

Contoh:

Lapisan ozon di bumi semakin menipis. Hutan-hutan semakin sedikit. Akibatnya suhu di bumi meningkat dengan siknifikan, ikilm dan cuaca tidak menentu, dan bencana kekeringan semakin bertambah. Kesimpulannya kondisi bumi semakin kritis. Siapa yang harus bertanggung jawab jika kondisi bumi semakin kritis? Jawabnya tentu manusia itu sendiri!

– Paragraf Deskripsi Objektif

Paragraf Deskripsi Objektif adalah jenis paragraf yang menggambarkan suatu objek tertentu secara logis atau apa adanya, sehingga pembaca dapat membayangkan keadaan yang sebenarnya objek tersebut. Paragraf ini tidak disertai opini atau kesan penulisnya.

Contoh :

Pantai Parangtritis terletak jauh di tengah Pulau Jawa dan jadi bagian dari objek wisata di Jogja. Untuk menuju ke pantai ini, kamu harus menempuh perjalanan kurang lebih 27 kilometer dari pusat perkotaan. Seketika berada di Pantai Parangtritis, kamu akan mendapati keindahan alam yang sangat megah dan indah berupa tebing dan padang pasir yang berwarna hitam. Banyak pengunjung baik lokal maupun mancanegara yang kerap mengunjungi pantai paling terkenal di Yogyakarta tersebut.

  • Paragraf Persuasif atau Ajakan

jenis paragraf, paragraf persuasi
lahiya.com

Paragraf Persuasif adalah jenis paragraf yang bertujuan untuk meyakinkan dan membujuk pembaca dengan maksud tertentu agar menerima dan melaksanakan gagasan penulis terhadap suatu objek tertentu.

Ciri-ciri Paragraf Persuasif, yaitu :

  1. Mengandung bukti atau fakta suatu objek disertai data untuk menguatkan argumentasi
  2. Tulisannya bertujuan membujuk atau mempengaruhi dalam suatu hal
  3. Bahasa yang digunakan bersifat provokatif, menarik, dan antusias guna memberikan keyakinan pembaca
  4. Berusaha menghindari konflik dengan pembaca

Contoh :

Mengonsumsi buah dan sayuran organik jauh lebih enak, segar, dan tentunya lebih enak. Selain itu buah dan sayuran organik bebas dari zat kimia. Dan nilai jual buah dan sayuran organik lebih tinggi daripada yang lainnya.

Jenis Paragraf Persuasif itu sendiri dapat digolongkan menjadi 4 macam, yaitu persuasif politik, persuasif pendidikan, persuasif advertensi, persuasif propaganda.

– Paragraf Persuasif Politik

Paragraf Persuasif Politik adalah jenis paragraf yang digunakan sebagai ajakan kepada pembaca agar ikut berpatisipasi dalam urusan politik tertentu.

Contoh  Paragraf Persuasif Politik :

Pilpres segera tiba. Jangan golput, gunakan hak suara anda. Marilah gunakan hak suara kita dengan bijak dan jadilah warga negara yang taat dan bertanggung jawab dengan kemajuan bangsa. Dan marilah kita sukseskan acara pilpres ini dengan damai dan bermatabat.

– Paragraf Persuasif Pendidikan

Paragraf Persuasif Pendidikan adalah jenis paragraf yang digunakan oleh seseorang atau lembaga yang memiliki wewenang di dunia pendidikan. Paragraf ini biasanya menyampaikan pesan yang terkait dengan pendidikan. Paragraf ini biasanya berisi himbauan, motivasi, ajakan dan lain sebagainya, tentang seputar dunia pendidikan.

Contoh Paragraf Persuasif Pendidikan :

Marilah kita rajin membaca, karena mambaca merupakan jendela ilmu. Dengan membaca pengetahuan dan wawasan kita akan terus bertambah. Dan dengan membaca pula kita dapat meningkatkan mutu pendidikan dalam negeri ini. Sehingga kita mampu bersaing dengan negara-negara lain di zaman yang terus berkembang ini.

– Paragraf Persuasif Iklan

Paragraf Persuasif Iklan adalah jenis paragraf yang berisi tentang pengenalan atau penjelasan suatu produk sehingga menarik minat pembaca ke produk tersebut. Memang paragraf ini biasanya digunakan unutk beriklan dengan tujuan komersil.

Contoh Paragraf Persuasif Iklan :

Air mineral ini menyehatkan tubuh kita. Mampu mengobati dan mencegah kecing manis, diabetes dan kanker bahkan penyakit lainya tanpa efek samping. Hanya dengan rutin mengonsumsi air mineral ini, maka darah dalam tubuh anda akan senantiasa bersih dari racun, dan akan selalu menjaga kesehatan jantung anda.

– Paragraf Persuasif Propaganda

Paragraf Persuasif Propaganda adalah jenis paragraf yang didalamnya berisi kalimat ajakan yang kuat dan seolah-olah pembaca harus melakukan apa yang telah diperintahkan dalam paragraf setelah membacanya.

Contoh Paragraf Persuasif Propaganda  :

Jauhkan rokok dari keluarga anda. Asap rokok sangatlah bahaya untuk kesehatan anda dan keluarga anda. Selain itu merokok merupakan pemborosan, karena harganya yang mahal. Jadi ayo kita tinggalka kebiasan merokok dan menjadi orang yang sehat dan hemat untuk keluarga kita.

  • Paragraf Argumentasi atau Pendapat

jenis paragraf, paragraf argumentasi
galinesia.com

Paragraf Argumenatasi adalah jenis paragraf yang gagasan utamanya dikembangankan dengan pendapat atau opini dari ide penulisnya. Paragaraf argumentasi bertujuan untuk meyakinkan atau mempengaruhi pembaca agar sependapat dengan penulisnya.

Supaya tercapai tujuan tersebut, maka Paragraf Argumentasi harus disertai fakta-fakta yang aktual. Seperti data hasil riset, teori para ahli, dan yang lainnya.

Ciri-ciri Paragraf Argumentasi yaitu :

  1. Berisi tentang pandangan atau pendapat seseorang.
  2. Disertai data faktual untuk meyakinkan pembaca.
  3. Menguraikan suatu objek permasalahan dengan cara analisa.
  4. Diakhiri dengan kesimpulan berupa pendapat penulisnya.

Jenis Paragraf Argumentasi sendiri dibagi menjadi 2 macam, yaitu Paragraf Argumentasi Sebab-Akibat dan Paragraf Argumentasi Akibat-Sebab.

– Paragraf Argumentasi Sebab-Akibat

Paragraf Argumentasi Sebab-Akibat adalah jenis paragraf yang pola pengembangannya diawali dengan sebab – sebab terjadinya suatu masalah kemudian diikuti akibat yang timbul dari sebab sebab tersebut.

Contoh Paragraf Argumentasi Sebab-Akibat :

Kondisi lingkungan saat ini sangatlah memprihatinkan. Banayak sampah berserakan di mana – mana. Hal ini bisa kita lihat di sekeliling kita. Sampah – sampah tersebut biasanya berasal dari orang yang enggan bertanggung jawab dan malas membuang sampah pada tempatnya. Sampah – sampah tersebut dapat menimbulkan bau yang tidak sedap sehingga mencemarkan udara. Selain itu, tumpukan sampah tersebut menjadi sarang berbagai macam penyakit yang sangat berbahaya yang bisa terbawa oleh udara yang akan kita hirup. Akibatnya, kita akan menjadi sakit dan juga dapat menular kepada orang lain atau keluarga kita.

– Paragraf Argumentasi Akibat-Sebab

Paragraf Argumentasi Akibat-Sebab adalah jenis paragraf yang pola pengembangannya diawali dengan akibat dari suatu masalah yang dibahas kemudian baru diikuti dengan sebab-sebab yang yang ditimbulkan.

Contoh Paragraf Argumentasi Akibat-Sebab :

Lingkungan yang awal berumput hijau kini menjadi hamparan tanah kering dan tandus bagai gurun. Jika musim kemarau datang di sana akan berubah menjadi area yang berdebu yang menyesakan dada. Dan jika musim hujan tiba di sana akan menjadi becek dan menyisakan kubangan-kubangan air yang mengganggu perjalanan.

  • Paragraf Eksposisi atau Penjelasan

jenis paragraf, paragraf eksposisi
3sahabatgamers.com

Paragraf Ekposisi adalah jenis paragraf yang berisi sebuah penjelasan, informasi, pengetahuan atas sebuah objek tertentu. Paragraf ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan kepada para pembaca secara keseluruhan tentang sebuah masalah atau objek.

Paragraf Ekposisi memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  1. memberikan atau menyajikan sebuah informasi kepada pembacanya.
  2. Informasi yang ada di dalam paragraf disampaikan dengan lugas dan menggunakan bahasa yang baku.
  3. Isi paragraf tidak menyudutkan atau memihak suatu kelompok atau paragraf ini bersifat  netral.

Paragraf Ekposisi sendiri dibagi menjadi 6 macam, yaitu Paragraf Ekposisi Definisi, Paragraf Ekposisi Proses, Paragraf Ekposisi Klasifikasi, Paragraf Ekposisi Ilustrasi, Paragraf Ekposisi Perbandingan dan Pertentangan, dan Paragraf Ekposisi Laporan.

– Paragraf Ekposisi Definisi

Paragraf Ekposisi Definisi adalah jenis paragraf yang menyampaikan informasi yang berupa definisi atau pengertian dari suatu hal atau objek.

Contoh Paragraf Eksposisi Definisi :

Hewan karnivora merupakan hewan pemakan daging. Hewan jenis ini memiliki ciri – ciri gigi yang sangat tajam dan rahang yang sangat kuat. Gigi dan rahang tersebut berguna untuk mengoyak – ngoyak daging mangsanya. Hewan yang masuk ke dalam kelas ini diantaranya adalah harimau, singa, buaya, beruang, dan lain – lain.

– Paragraf Eksposisi Proses

Paragraf Ekposisi Proses adalah jenis paragraf yang menyampaikan sebuah informasi yang berupa proses terjadinya dari suatu hal.

Contoh Paragraf Ekposisi Proses :

Kupu-kupu adalah hewan yang memiliki metamorfosis sempurna. Metamorfosis kupu-kupu dimulai dari fase telur, fase membutuhkan 3 sampai 5 hari untuk menetas. Setelah menetas menjadi larva atau ulat, pada masa ini banyak orang yang jijik melihatnya. Setelah itu ulat akan menjadi kepompong selama 7 – 20 hari tergantung spesies. Dan yang terakhir kepompong menjadi kupu-kupu yang memiliki sayap sangat indah.

– Paragraf Eksposisi Klasifikasi

Paragraf Eksposisi Klasifikasi adalah jenis paragraf yang berisi klasifikasi atau penggolongan suatu hal ke dalam kategori-kategori tertentu.

Contoh Paragraf Eksposisi Klasifikasi :

Jika dilihat berdasarkan letak tujuan kalimat utamanya, Jenis paragraf dapat dibagi menjadi 5 macam, yaitu Paragraf Narasi atau Cerita, Paragraf Deskripsi atau Gambaran, Paragraf Persuasif atau Ajakan, Paragraf Argumentasi atau Pendapat, dan Paragraf Ekposisi atau Penjelasan. Kelimanya mempunyai isi yang berbeda satu sama lain. Misalnya saja dengan paragraf persuasi. Paragraf Persuasi berisi ajakan untuk melakukan suatu hal, Isi pada paragraf tersebut tentu berbeda dengan paragraf lain. Misalnya dengan Paragraf Narasi yang berisi penjelasan atau cerita dari suatu peristiwa yang tengah atau telah berlangsung.

– Paragraf Eksposisi Ilustrasi

Paragraf Ekposisi Ilustrasi adalah jenis paragraf yang memaparkan penjelasan atau informasi tertentu dengan cara memberikan gambaran sederhana mengenai dua objek yang memiliki kesamaan sifat atau kemiripan dalam hal tertentu.

 Contoh Paragraf Ekposisi Ilustrasi :

Persaudaraan merupakan hubungan yang sangat kuat. Sama dengan halnya seluruh tubuh kita akan merasakan sakit walaupun hanya gigi kita yang sakit. Begitu pula dengan persaudaraan, jika salah satu anggota keluarga kita ada yang sakit, maka kita juga akan merasakan apa yang dirasakannya. Bahkan Persaudaraan yang kuat akan mampu mengalahkan komunitas apapun karena keluarga adalah satu kesatuan yang utuh.

– Paragraf Eksposisi Perbandingan dan Pertentangan

Paragraf Eksposisi Perbandingan dan Pertentangan adalah jenis paragraf yang berisi tentang perbandingan atau pertentangan dari dua hal atau objek yang berbeda.

Contoh Paragraf Eksposisi Perbandingan dan Pertentangan :

Olahraga futsal bukanlah olahraga sepakbola. Namun, olahraga futsal hampir sama dengan olahraga sepakbola. Yang membedakan antara keduanya yaitu jumlah pemain dan area atau lapangan yang digunakan. Untuk olahraga futsal, pemain di setiap tim berjumlah 5 orang dan dilakukan di area tertutup atau indor. Sedangkan olahraga sepakbola, pemain di setiap tim berjumlah 11 orang dan dilakukan di area terbuka atau outdor.

– Paragraf Eksposisi Laporan

Paragraf Eksposisi Laporan adalah jenis paragraf yang menyajikan sebuah laporan dari berita atau informasi yang didapatkan dari sebuah penelitian tertentu terhadap suatu hal atau objek.

Contoh Paragraf Eksposisi Laporan :

Amoeba merupakan jenis hewan yang berkembangbiak dengan cara membelah diri. Dalam proses berkembangbiak nya amoeba tidak membutuhkan perkawinan. Jadi, amoeba tidak membutuhkan amobe yang lain untuk melestarikan keturunannya. Amoeba memiliki sel inti yang nantinya membuat amoeba bisa membelah diri dan berkembang biak secara mandiri. Proses pembelahan diri amoeba berlangsung cukup lama sampai benar-benar menjadi dua amoeba yang sempurna.

Nah teman-teman semua, itulah beberapa jenis paragraf yang bisa kami jelaskan untuk teman-teman semua. Semoga penjelasan di atas bisa menambah pemahan teman-teman semua mengenai jenis-jenis paragraf.

Dan tentunya ketika sudah mengetahui jenis-jenis paragraf, teman-teman dapat membedakan dan mengerti suatu paragraf yang tengah dibaca. Selain itu terdapat juga pola pengembangan paragraf yang harus teman-teman ketahui, agar lebih memahami arti dari paragraf.

terimakash, thank you
ilmubuatsobat.blogspot.com

Tinggalkan Balasan